Showing posts with label Sosial. Show all posts
Showing posts with label Sosial. Show all posts

Thursday, February 13, 2020

INDAH NYA BERBAGI bersama PADEPOKAN KABANDUNGAN



Hari rabu tanggal 12 februari 2020, PADEPOKAN KABANDUNGAN, berulang tahun yg ke 12 dengan menggelar kegiatan bakti sosial yg bertajuk "berbagi setitik kasih untuk sesama".Hampir 120 anak yatim datang ke PADEPOKAN KABANDUNGAN ,ikut meramaikan kegiatan rutinan tahunan padepokan Kabandungan.acara BAKSOS ini Dimuali jam 16.00.banyak kegiatan yang diselenggarakan dalam acara tersebut,diantaranya, kegiatan siraman rohani, do'a bersama dan diakhiri dengan ceramah dari Ust Hadi Majalengka ,serta melaksanakan sholat maghrib berjama'ah yang di pimpin langsung oleh TIOW WINATA S.Ag, selaku pemilik PADEPOKAN KABANDUNGAN yang beralamat di dusun Cisasak RT 01 RW 01 Desa Pajagan Kecamatan CISITU SUMEDANG."Alhamdulillah kami bisa berbagi dengan mereka", tandas EANG TIOW yg disapa akrabnya oleh anak anak padepokan.

Acara ini didukung oleh para orangtua asuh PADEPOKAN KABANDUNGAN,pemerintah desa dan segenap warga masyarakat sekitar Padepokan.disela-sela pidatonya ,EANG TIOW yang akrab dipanggil oleh murid-murid padepokan ,mengucapkan rasa terimakasihnya kepada segenap anak-anak padepokan, kepada teh Jeni dan keluarga besarnya di KARAWANG, ucapan terimakasih pada Teh Rossy Rancakalong, ucapan terimakasih pada Andi Jakarta, Adi dan Sherli dari Bogor, ucapan terimakasihnya pada anak anak Kuningan ( Niken, Rere, Onel dan Mitha ) ucapan terimaksih pada Lilis dan keluarganya Rancakalong, Teh Yossi pemilik Bis Aladin Ciamis,   dan saya ucapkan pula rasa terimakasih yg sebesar besarnya kepada,    Yayah, Rika, Maman Jakarta, Udin, Ida, edi, Udin bdg, yaya, ayu, Tessa, nneng cici sambeng majalengka, nneng dewi sumedang, ujang jagong, meta, uda jamu kadipaten,bmamih kuningan, della, miftah, jejen, iis jakarta, lisa maja, Anggelina audrey, Teteh cirebon pesantren Musawwirin, Ust abdurojak pesantren Musawwirin, Nneng lina jakarta, Yuyun Ayuningsih majalengka, Siti Susilawati purwakarta, Nneng vina Jakarta, Nneng rina jakarta,ijang parugpug,m beserta keluarga, pa aris DLLAJR Sumedang, ajat,  mang komo, semua tamu tamu serta anak anak padepokan KABANDUNGAN yg lainnya,
dan kepada seluruh Warga masyarakat yang  telah ikut andil pada kegiatan "INDAHNYA BERBAGI bersama PADEPOKAN KABANDUNGAN





Tim Kabandungan Online sempat hadir dan menyaksikan salah satu dari mereka ada yang terharu sampai-sampai mngeluarkan air mata bahagia,  "Subhanallah,..nuhun ujang, jigana ema mah moal bisa ngaleungitkeun jasana eang da eang teh bageur pisan" tandas ma ijah salah satu warga ci cau yang datang ke Padepokan KABANDUNGAN.kamipun dari tim Kabandungan Online ikut merasakan keterharuan."Semoga kegiatan ini akan menjadikan agenda rutinan Padepokan Kabandungan tahunan "tandas eang TIOW, sambil mengeluarkan air mata."Terimakasih Yaa Allah atas nikmat yg telah ENGKAU berikan kepada kami,...Alhamdulillaahirobbil 'aalamiin" tambahnya....pada pidato sambutannya, eang Tiow mengatakan, kegiatan ini bukan mencari sensasi atau hayang ka puji, ini murni karena mengingatkan perjalanan di masa lalunya, tandasnya pula, sambil mengusap air matanya yg keluar.

para warga yang datang ke Padepokan ,semuanya mengharapkan bahwa kegiatan seperti ini agar dapat dilaksanakan rutin karena bagi mereka ,sangat menjadi berarti dan bermanfaat sekali.disamping itu,keakraban dan keharmonisan diantara warga masyarakat dan Padepokan dapat terjalin dengan erat dan berkesinambungan,karena sudah sepatutnya kita terhadap sesama haruslah saling membantu.

Created, Sinten KABANDUNGAN ONLINE

Monday, November 18, 2019

LARANG SISWA/SISWI PAKAI MOTOR TANPA SIM PEMKAB SUMEDANG KELUARKAN SURAT EDARAN



Beberapa pekan terkahir ini, di Kabupaten Sumedang telah terjadi rentetan kasus kecelakaan Lalu Lintas.kecelakaan ini tidak hanya terjadi di ruas jalan Nasional dan jalan Provinsi saja,namun terjadi pula di ruas-ruas jalan kabupaten bahkan ruas jalan desa sekalipun.artinya kecelakaan lalu lintas tidak memandang apakah itu ruas jalan yang sepi ataupun ruas jalan yang ramai kendaraan.kecelakaan lalu lintas pun tidak memandang usia.

melihat hal-hal diatas, Pemkab Sumedang merasa prihatin.akhirnya pemkab Sumedang mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh kepala sekolah se kabupaten Sumedang.dimana didalamnya berisi tentang imbauan pemerintah untuk melarang  sisa siswi di kabupaten Sumedang yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).adapun yang telah memiliki SIM diimbau untuk mentaati semua peraturan lalu lintas yang tertuang di Undang Undang Lalu Lintas dan Angkuta Jalan Nomor 22 tahun 2009

Pemerintah sangat berharap dengan diterbitkannya surat edaran ini dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas.selain itu diharapkan pula ketertiban keselamatan dan kelancaran lalu lintas di kabupaten Sumedang dapat meningkat lagi.hal tersebut bukan hanya tanggung jawab pihak kepolisian saja namun merupakan tanggung jawab kita bersama.

Kepolisian bersama instansi-instansi terkait yang tergabung dalam Forum Komunikasi Lalu Lintas ( FORKOLANTAS ) Kabupaten Sumedang merasa prihatin atas sering terjadinya kecelakaan lalu lintas di wilayah Sumedang.dengan demikian maka diambil langkah-langkah antisifatif tahap demi tahap.selain dari surat edaran yang disebarkan ke sekolah-sekolah,dilakukan pula sosialisasi secara langsung kepada para pelajar tentang keselamatan berlalu lintas,dengan membentuk Patroli Keamanan Sekolah untuk menunjang program Zona Selamat Sekolah.kegiatan ini baru dilaksanakan di sekolah-sekolah wilayah Situraja,dan nantinya akan dilaksanakan menyeluruh di wilayah kabupaten sumedang.

Salah satu instansi terkait yaitu Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang yang tugas pokok dan fungsinya memegang peranan penting dalam hal kelancaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,sangat antusias dalam hal mendukung program tersebut diatas.bersama-sama dengan kepolisian ikut serta melakukan sosialisasi tersebut.

Namun demikian, program pemerintah tersebut tidak akan berhasil sesuai harapan jika tidak diikuti dukungan oleh semua pihak.hal yang paling utama adalah dukungan dari orang tua muris itu sendiri.karen afasilitas kendaraan yang dipakai oleh siswa-siswi adalah dari orang tua.orang tua harus benar-benar mengetahui tentang arti keselamatan lalu lintas.mereka harus benar-benar faham akan pentingnya keamanan dan keselamatan lalu-lintas.

Kebanyakan dari para siswa sekolah adalah usia yang belum cukup umur untuk melaksanakan ujian SIM.hal ini pun harus difahami oleh orang tua siswa dan pihak sekolah.secara Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 "Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 77 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 4 (empat) bulan atau denda paling banyak Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) (Pasal 281 UU No.22 Tahun 2009).".hal ini jelas bahwa pengemudi kendaraan yang melanggar pasal ini denda nya pun cukup fantastis.

Keselamatan berlalu lintas bukanlah untuk orang lain, tapi keselamatan itu untuk diri sendiri.Undang-Undang hanya sebuah bentuk aturan sebagai peringatan kepada para pengemudi kendaraan.tujuannya adalah agar para pengemudi patuh dan taat terhadap peraturan.dan peraturan itu dibuat untuk melindungi para pengguna jalan,bukan untuk menakut nakuti dengan denda yang tinggi.tapi kita harus sadar betul bahwa keselamatan bukan untuk orang lain tapi untuk diri sendiri.kebanyakan masyarakat salah arti, padahal peraturan itu semata mata untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.ini yang harus difahami oleh kita semua.




Contoh kecil adalah masalah penggunaan helm Berstandar Nasional Indonesia,terkadang masyarakat awam sering mengabaikan hal tersebut dengan alasan jarak tempuh yang dekat.padahal jika kita telaah lagi yang namanya kecelakaan lalu lintas tidak akan memandang jarak tempuh.jauh ataupun dekat jaraknya ,kecelakaan bisa saja terjadi.sementara fungsi dari helm yang ber SNI adalah untuk memberikan perlindungan kepala terhadap sebuah benturan jika terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.hal ini sering dianggap sepele dan terkadang dianggap "sesuatu hal yang ribet pakai motor harus mengenakan helm".hal-hal seperti inilah yang harus kita sadari bersama.



 
                                                                                                                      created by : riez syetic

Friday, February 24, 2017

GARA-GARA PENUMPANG DIAMBIL BUS,AWAK ANGKOT 01 DAN 02 DEMO KE DISHUB SUMEDANG




Hampir seluruh awak angkutan perkotaan trayek 01 Sumedang - Paseh,dan trayek 02 Sumedang - Tolengas mengadakan demo damai ke kantor Dishub  Sumedang kamis 23/2.para pengurus KKU ( Kelompok Kerja Unit ) dari kedua trayek tersebut mengkordinir pengumpulan masa.demo dimulai pukul 10 pagi,hingga berakhir di Pull CBU Legok sekira pukul 17 sore.

Para awak Angkutan kedua trayek tersebut merasa kesal dengan ulah Armada Bus jurusan Sumedang Jakarta yang nota bene sementara waktu jalur yang diperguakan via tol Cipali,dimana sebelumnya jalur armada bus tersebut via Tol Cipularang.Armada bus tersebut menurut pemaparan salah seorang pengurus KKU 02, Asep mengatakan , pihak awak bus sering kali menyabet muatan jarak dekat.jadi kami selaku awak angkutan perkotaan semenjak jalur bus tersebut sementara waktu berpindah jalur ke Cipali dikarenakan jembatan Cisomang belum selesai diperbaiki,jatah muatan kami menjadi berkurang.karena mereka sering kali membawa muaratan jarak dekat ,semisal tujuan cijelag.apalagi Bis CBU selalu membawa muatan ketika Bus tersebut hendak ke Terminal.berbeda dengan Bus MS.

Padahal seminggu sebelumnya kami mengirimkan perwakilan dari kedua trayek untuk bermusyawarah di Terminal Ciakar untuk membahas solusi dari permasalah yang terjadi.kesepakatan pun telah dibuat bahwa kedua Armada Bus jurusan Sumedang - Jakarta tersebut tidak akan mengambil muatan jarak dekat yang nota bene jatah 01 dan 02.Namun yang terjadi dilapangan Bus CBU masih tetap saja mengambil muatan jarak dekat.makanya kami hari ini mengadakan demo damai ke pihak Dishub Sumedang.adapun tujuan kami ingin Pihak Dishub menjembatani permasalahan ini.karena Dishub adalah pihak yang berkompeten dengan masalah trayek angkutan orang.tambahnya...

Pihak Dishub sendiri memanggil pihak Organda dan Pihak manajemen CBU untuk hadir ke kantor Dishub guna duduk bersama menyelesaikan permasalahan yang terjadi.namun dari pihan CBU tidak kunjung juga datang.sementara itu seluruh awakk kendaraan yang telah bergerumul di kantor Dishub Sumedang merasa kecewa seteh menunggu beberapa jam tidak ada penyelesaian,akhirnya kedua trayek angkot tersebut melalui KKU masing-masing mengambil keputusan untuk menyatroni langsung pihak CBU ke pull nya langsung.

Sekira pukul 14.30 WIB seluruh awak angkutan kedua trayek langsung bergerak ke pull CBU yang berada di Legok guna bertemu langsung dengan pihak management CBU,dan meminta penjelasan terkait permasalahann yang terjadi.kegiatan demo ini dikawal ketat oleh pihak Kepolisian dari Polres Sumedang dan pihak Dishub sendiri guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.demikian dikatan oleh salah  seorang petugas dari Dishub Sumedang.

Para awak angkutan perkotaan  nampaknya sudah sangat merasa kesal dengan ulah dari apa yang telah dilakukan oleh awak Bus CBU ini.berbeda dengan awak Bus MS yang telah dapat mematuhi hasil kesepakatan bersama ketika pertemuan  di Terminal Ciakar.untungnya kegiatan demo ini berlangsung secara aman dan lancar ,tanpa ada keributan yang berarti.hanya adu mulut skala kecil saja yang terjadi,dan dapat diatasi oleh aparat berwenang.alhasil kesepakatan pun kembali dihasilkan dengan isinya adalah pihak CBU tidak akan lagi mengambil muatan yang memang menjadi jatah angkutan perkotaan.kedua belah pihak akan saling menjaga hasik kesepakatan.namun jika suatu saat hal yang sama terjadi lagi, maka permasalahan ini akan dilanjutkan ke pihak berwenang.


Red : Topan Purnama




Monday, September 26, 2016

PENGUNGSI BERTAHAN DI GOR TADJIMALELA,BERBAGAI BANTUAN TERUS BERDATANGAN





Saat ini diperkirakan lebih dari 1000 jiwa pengungsi korban longsor Ciherang bertahan di GOR Tadjimalela Sumedang.para pengungsi terdiri dari berbagai kalangan,dari balita,anak-anak dan orang dewasa.setiap malam mereka tidur beralaskan tikar dan karpet.

Sebagian besar dari para pengungsi mengaku ,hingga saat ini masih merasakan trauma yang cukup mendalam atas apa yang telah terjadi.mereka kebanyakan enggan untuk kembali lagi ke tempat semula.mereka mengkhawatirkan jika kembali lagi ke tempat asal takut jika longsor terjadi kembali.mereka pun mendesak pemerintah untuk mencarikan solusinya untuk relokasi.

Berbagai bantuan ,baik berupa makanan, minuman, pakaian,selimut,uang dan sebagainya, hingga berita ini diturunkan oleh tim Kabandungan Online (26/9) terus berdatangan.setiap bantuan langsung dikelola oleh dapur umum yang telah disediakan di areal GOR.berdasarkan hasil pantauan Tim di lapangan,kondisi mereka cukup mengkhawatirkan.banyak diantara pengungsi adalah masih balita dan anak sekolah.proses kegiatan belajar mengajar mereka ikut terganggu.bantuan-bantuan ini datang dari berbagai elemen masyarakat,ada yang berbentuk perseorangan, golongan dan hingga berbagai perusahaan.banyak pula yang datang dari luar daerah Sumedang yang sengaja datang ke tempat pengungsian sekedar untuk memberikan bantuan.

Salah seorang petugas dari DISHUB Sumedang di lokasi, ketika dikonfirmasi di lapangan Rulli Ruchdiana menuturkan,"bantuan terus berdatangan tanpa henti,tak hanya dari dalam daerah Sumedang saja ,namun banyak juga dari luar daerah.dari pemerintah pusat dan provinsi Jawa Barat pun datang melihat lokasi longsor dan situasi para pengungsi.kemarin saja TIM PERSIB Bandung beserta rombongan datang melihat pengungsi dan memberikan dana bantuan"

GOR Tadjimalela saat ini sudah penuh oleh pengungsi,maka dari itu sebagian pengungsi yang terus berdatangan di alihkan ke MAKODIM 0610 Sumedang dan Gedung DPD GOLKAR.para petugas di lapangan terus melakukan mobilisasi untuk proses evakuasi korban bencana longsor Ciherang ini.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengunjungi kondisi ratusan pengungsi korban bencana longsor di GOR Tadjimalela, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Menteri Sosial juga menyampaikan bela sungkawa dan menyerahkan bantuan uang tunai kepada ahli waris korban meninggal dunia senilai masing-masing Rp 15 juta.

Para pengungsi sudah mendapatkan perlengkapan mandi dan logistik makanan, namun masih kekurangan pakaian dalam dan pakaian anak-anak. Tampak di lokasi pengungsian, ratusan anak diminta menggambar dan mewarnai untuk mengurangi trauma.

Menteri Sosial Khofifah mengatakan, pemerintah akan mencarikan format relokasi bagi korban bencana. Kurang lebih ada seratus kepala keluarga yang permukimannya rawan dan rentan terhadap kemungkinan bencana longsor. Khofifah dalam kunjungannya sempat menanyakan kepada para pengungsi yang rumahnya rusak parah terkena dampak longsor. Rata-rata mereka memilih pindah ke tempat yang lebih aman.

"Kalau mereka memang sudah melihat kerawanan dan kerentanan di tempat yang mereka huni sekarang dan ingin pindah di tempat aman, maka proses relokasi menjadi opsi strategis," kata Khofifah.

Untuk mekanisme relokasi, nantinya pemerintah pusat akan menyerahkan lahan kepada pemerintah kabupaten untuk didirikan hunian baru. Proses pengadaan rumah akan dicarikan lewat dana APBD Provinsi Jawa Barat provensi. Khofifah menyatakan sudah berkomunikasi dengan Kementerian PU-PR untuk menyiapkan lahan. Mekanisme yang sama juga berlaku di Kabupaten Garut, yang terkena bencana banjir bandang.

Mensos juga memastikan tercukupinya kebutuhan logistik dapur umum bagi para pengungsi, adanya trauma healing, serta trauma konseling bagi anak-anak korban bencana. "Inilah penguatan dari tagana psikososial yang baru kita luncurkan Sabtu (17/9) di Balikpapan. Ada 320-an tagana yang punya skill khusus," imbuh Khofifah.

Selain itu, Kemensos menyampaikan sangtunan kematian bagi warga yang meninggal dan sudah teridentifikasi ahli warisnya. Korban meninggal akibat bencana longsor di Kab Sumedang pada Selasa (20/9) sebanyak empat orang. Tiga orang berasal dari Desa Ciherang, sedangkan satu korban dari Desa Citengah. Kerusakan material yang dikategorikan rusak parah sebanyak 38 rumah di Desa Ciherang, Sumedang Selatan.

Ratusan warga mengungsi di tempat pengungsian di GOR Tajimalela pasca bencana longsor di Desa Ciherang, Sumedang Selatan. Longsor yang sempat menimbun beberapa titik jalur Cadas Pangeran Sumedang ini masih mengancam ratusan rumah warga di Desa Ciherang. Akibat bencana tersebut, para pengungsi mengaku trauma kembali ke rumah.


Red : Topan Purnama

Wednesday, September 21, 2016

HUJAN DERAS DAN ANGIN KENCANG PEMICU LONGSOR DI SUMEDANG, 3 TEWAS DAN 1 HILANG



Sumedang, Kabandungan Online
Sebanyak tiga orang meninggal dunia dan satu orang belum ditemukan, akibat bencana longsor yang terjadi di jalur utama Cadas Pangeran, Sumedang, Jawa Barat pada Rabu dini hari (21/9). Longsor itu juga membuat jalur lalu lintas dari Sumedang menuju Bandung mengalami kelumpuhan.longsor ditengarai karena hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sumedang sejak Selasa kemarin (20/9).


"Kendaraan kita alihkan ke Cipali menuju Majalengka ke Kertajati, karena di sini lumpuh total, karena material longsor menutupi jalan," ujar Kapolres Sumedang AKBP Agus Iman, Rabu (21/9). Agus mengungkapkan, saat ini pihaknya masih terus berupaya untuk menanggulangi bencana longsor tersebut, namun situasi dan kondisi saat ini menjadi kendala di lapangan.

Longsor terjadi di empat titik Cadas Pangeran hingga Ciherang. Titik longsor tersebar di wilayah Anjung Tirta, Cimareme, Ciherang, Pasirucing, yang berada di desa Samoja Kecamatan Sumedang Selatan.

Beberapa rumah roboh di sekitar lokasi longsor akibat tergerus tanah yang menutupi jalan. Namun tak ada rumah yang terbawa longsor ke jalanan.Dari laporan sementara sampai saat ini ada sekitar 12 rumah yang terkena bencana longsor dan mengalami kerusakan," ujar Agus.

Wilayah Cimareme, Sumedang Selatan, menjadi lokasi yang paling parah terkena longsor. Agus mengatakan, sejauh ini pihaknya telah mengevakuasi tiga orang yang rumahnya roboh dan tertimbun akibat longsoran. "Korban yang baru terevakuasi di rumah sakit sudah tiga orang meninggal, tapi identitasnya belum diketahui," kata dia.

Selain tiga korban jiwa, polisi juga masih mencari satu orang anak yang dikabarkan belum ditemukan. "Kita sebar anggota ke beberapa lokasi bencana untuk melakukan proses evakuasi," tutur Agus. Kabupaten Sumedang diterjang longsor dan banjir Selasa (20/9/2016) malam. Sedikitnya delapan titik tebing longsor menimbun Jalan Raya Bandung-Cirebon, tepatnya di sekitar kawasan Cadaspangeran, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang.Akibatnya, arus lalu lintas lumpuh total karena jalan tertimbun material longsor dan tidak dapat dilalui kendaraan.

Selain menimbun jalan, longsor menimbun rumah milik Yayat (40), di Lingkungan Cimareme RT 05/11, Kelurahan Pasanggrahan Baru, Sumedang Selatan.

"Yang tertimbun ada tiga orang, Ibu Desi dan dua anaknya, Iklima (17) dan Kentaro (1). Ibu Desi dan Iklima sudah dievakuasi petugas dalam keadaan meninggal," ujar Ketua RT setempat, Eutik Rohaeni (56), di ruang jenazah RSUD Sumedang.Longsor juga menerjang rumah Nana Hermawan (56), di Desa Baginda, Sumedang Selatan."Pak Nana meninggal tertimbun longsor di rumahnya," ujar Yudi (40), salah seorang tetangga korban.

Kepala BPBD Sumedang Ayi Rusmana mengatakan, pihaknya masih di lapangan dan mengecek kepastian titik longsor, banjir di wilayah Sumedang Selatan. "Kami belum bisa memastikan berapa total daerah yang longsor dan banjir. Informasi sementara ada 4 korban meninggal akibat longsor yang terjadi di dua titik di wilayah Sumedang Selatan," sebutnya.


Red : Topan Purnama

Monday, September 12, 2016

DIDUGA DEPRESI MENTAL , SEORANG PRIA TEWAS MENGENASKAN GANTUNG DIRI



Sumedang, Kabandungan Online
Tepatnya Hari minggu tanggal 11 September 2016 pada pukul 09.00 WIB Betempat di Rumah  Asep Aceng Sutisna,Dusun Lencang Rt 07 Rw 02 Desa Cibubuan Kecamatan Conggeang Telah di Ketemukan sesosok mayat dalam keadaan mengenaskan.korban tewas tersebut didapati dalam keadaan menggantungkan dirinya ke kaso rumah dengan menggunakan tali.

Belakangan korban diketahui bernama Dedi Wahyu, 25 tahun.korban gantung diri merupakan warga dusun Lencang Rt 02 Rw 01 Desa Cibubuan Kecamatan Conggeang Kabupaten Sumedang.sementara penyebab kematian korban belum diketahui secara pasti.karena banyak argumen yang beredar di masyarakat sekitar, tentang penyebab kematiannya.ada yang menyebutkan bahwa penyebab kematiannya karena masalah rumah tangganya,ada pula yang menyebutkan karena masalah kendaraan roda dua yang dipinjam seseorang namun kendaraanya tidak kembali lagi ke tangan korban.

Hingga berita ini diturunkan ,kasus kematian karena gantung diri ini masih ditangani oleh Polsek Conggeang dan Tim Forensik Polres Sumedang."hal ini dilakukan untuk mengetahui latar belakang penyebab kematianya.apakah kematian korban adalah murni gantung diri ataukah ada indikasi tindak kekerasan terlebih dahulu.nanti kita akan mengetahuinya dari hasil visum,mudah-mudahan secepatnya hasil visum dapat diinformasikan,kita tunggu saja." demikian dituturkan salah seorang petugas Polsek Conggeang kepada Kabandungan Online disela-sela kesibukannya.

Penemuan mayat ini bermula pada saat Pak Asep Aceng (Pemilik rumah) hendak memetik jambu air di belakang rumah.ketika itu tercium bau busuk yang sangat menyengat dan banyak lalat .bau busuk tersebut berasal dari ruangan yang di jadikan gudang. setelah pintu ruangan di buka Paksa ,begitu terkejutnya Pak Asep menemukan sesosok mayat jenis kelamin Laki-laki tergantung sudah hampir membusuk.dari keterangan petugas Polisi, di perkirakan kejadian gantung diri sudah 6-7 hari kebelakang.


Red : Topan Purnama

Tuesday, September 6, 2016

Sebanyak 5.435 penari umbul warga paseh sumedang sukses memecahkan original rekor Indonesia

Sebanyak 5.435 penari umbul sukses memecahkan original rekor Indonesia tari umbul massal yang digelar di lapang sepakbola Madukara kecamatan paseh pagi ini Rabu,31 Agustus 2016. Peserta dari berbagai kalangan dengan mengenakan pakaian tradisional tersebut, telah memenuhi lapangan tersebut. Selain tari umbul juga dipecahkan rekor murak timbel tutug oncom pasireungit dan penggunaan samping kebaya pun turut terpecahkan. Camat Paseh, H Nandang menyebutkan kegiatan tersebut merupakan bagian dari memperingati hari kemerdekaan RI. Kegiatan pemecahan rekor ORI tari umbul juga didukung paguyuban Pasundan Cabang Sumedang. “Saya juga tak menyangka peserta melebihi dari target,” ujarnya. Bupati Sumedang, H Eka Setiawan, memberikan apresiasi luar biasa atas partisifasi warga Paseh, ia bahkan menyebut tak hanya pemecahan original rekor indonesia, tapi juga dunia.

Camat Paseh, H Nandang S, mengaku optimis dengan telah dibukukannya kembali tari umbul dalam Original Rekor Indonesia (ORI), tari tersebut bisa jadi icon bagi Kabupaten Sumedang, selain tahu. “Tidak menutup kemungkinan suatu saat nanti tari umbul itu bisa jadi ikonnya Sumedang,” kata Nandang saat diwawancara wartawan usai acara, siang ini. Meski demikian, lanjut dia, hal itu tergantung dari political will dari para pejabat yang akan memajukan tari umbul. “Saya yakin kalau ada political will dari pejabat. Saya yakin bisa, dengan sungguh sunguh fokus terhadap tari umbul bisa menasional bahkan bisa mendunia. Seperti tari Korea, Gangnam style,” ungkapnya. Bahkan lanjut dia, sebagai tindak lanjut dari kegiatan pencatatan rekor ORI itu, pihaknya akan mencoba melakukan ‘ngamen’ ke berbagai daerah. “Kami ingin mencoba suatu saat nanti, ke depan ingin mencoba ngamen ke Unpad di sana ada pasar kaget. Kami juga akan ngamen ke jalan Dago yang ada di Bandung, car free day dan nanti kita ingin ngamen di bundaran HI,” ujarnya. Seperti diketahui Kecamatan Paseh mampu membukukan tari umbul dalam catatan ORI, dengan jumlah peserta 5.435 orang. Selain tari umbul tercatat juga makan timbel tutug oncom Pasireungit terbanyak dan berpakain busana samping kebaya.

kunjungi link vidionya agar bisa di tonton click untuk tonton
https://www.youtube.com/watch?v=YGs0iGbjciM

red; Topan purnama

Tuesday, August 16, 2016

JALAN ALTERNATIF CONGGEANG-UJUNGJAYA , 7 KM RUSAK PARAH



Sumedang, Kabandungan Online

Jalan Conggeang menuju Ujungjaya,saat ini kondisinya cukup memprihatinkan.jalan tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah sepanjang kurang lebih 7 Kilo Meter.sementara status jalan tersebut adalah sebagai salah satu akses jalan alternatif,yang dapat menghubungkan Kabupaten Sumedang dengan Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Majalengka.apalagi saat ini di wilayah Kabupaten Majalengka sedang dibangun Bandara Internasional.maka secara tidak langsung akses jalan Conggeamg Ujungjaya ini nantinya akan sangat penting keberadaanya,sebagai akses masuk Bandara.karena jika dibandingkan dengan lewat Cijelag,maka dengan menggunakan jalan ini akan lebih cepat.

Dalam hal perbaikan,pihak terkait sudah melaksanakan perbaikan di ruas jalan tersebut,namun sayangnyaperbaikan ini tidaklah menyentuh seluruh ruas jalan ini.hingga tersisa sekira 7KM yang kondisinya tidak tersentuh perbaikan,dan kondisinya pun sudah rusak parah.lobang besar dan dalam terdapat hampir disepanjang jalan yang rusak itu.bagian aspal pun sudah jarang ditemui yang masih menempel.lokasi jalan yang rusak parah ini mulai dari blok Erpah hingga ke blok Cipelang.sementara dari mulai blok Cipelang hingga ke Gordah-Ujungjaya ,kondisi jalan sudah bagus dengan sistem drap beton.

Warga masyarakat conggeang banyak yang mengeluhkan tentang kondisi jalan yang rusak parah ini.kebanyakan mereka mengeluhkan ,kenapa perbaikan ruas jalan Conggeang-Ujungjaya tidak seluruhnya diperbaiki, melainkan menyisakan sekira 7KM.hal ini sangat disesalkan oleh kebanyakan masyarakat Conggeang.pasalnya, jalan yang dekat dengan jalur tol Cisumdawu tersebut ,merupakan salah satu penyangga perekonomian masyarakat sekitar.senada dengan hal tersebut diatas,salah seorang tokoh masyarakat Conggeang ,M. Yahya Sabaruddin mengatakan " kami selaku masyarakat Conggeang khususnya,mempertanyakan kenapa ruas jalan Conggeang-Ujung jaya sangat kurang tersentuh oleh pemeliharaan jalan.adapun upaya perbaikan ,mengapa harus menyisakan jalan yang rusak parah sekira 7 KM.apakah anggaran nya tidak mencukupi jika dilakukan perbaikan seluruhnya ataukah bagaimana?terus terang kami sangat kecewa dengan hal ini.karena bagi kami jalan tersebut adalah salah satu akses untuk menunjang perekonomian masyarakat sekitar."

Pertanyaan-pertanyaan tersebut,ternyata telah diteruskan ke lembaga legislatif Sumedang.dengan cepat pihak dari Legislatif khususnya DPRD Kabupaten Sumedang langsung menyerap aspirasi masyarakat,dan memberikan tanggapan terhadap permasalahan tersebut. " kami sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya terhadap warga masyarakat atas keluhan yang terjadi.pemerintah terkait dalam hal ini belum tuntas secara keseluruhan dapat memperbaiki ruas jalan tersebut.artinya masih ada sisa pekerjaan dari pemerintah pada ruas jalan tersebut.secara teknis,untuk perbaikan ruas jalan yang tersisa sekira 7KM tersebut,membutuhkan dana sekurangnya 6 hingga 7 Milyar Rupiah.karena untuk lokasi pada ruas jalan yang belum diperbaiki harus menggunakan sistem cor atau sistem beton.melihat situasi dan kondisi tanah pada lokasi tersebut memanglah sedikit labil.jadi untuk perbaikannya harus menggunakan sistem beton,agar setidaknya dapat bertahan lama.jika dana sebesar itu hanya mengandalkan dari APBD Kabupaten saja,kami rasa tidak akan cukup.ada satu solusi,yaitu meminta bantuan kepada APBD Provinsi ataupun ke APBN."

" Kami hingga saat ini terus melakukan komunikasi dan koordinasi kepada pihak DPRD Provinsi Jawa Barat,agar dapat menganggarkan bantuan dari APBD ataupun APBN terhadap penuntasan perbaikan ruas jalan Conggeang-Ujungjaya itu.hal serupa sebetulnya sudah dilakukan oleh (Alm) H.Endang Sukandar,sewaktu beliau menjabat Bupati.beliau melakukan kordinasi langsung ke Gubernur Jawa Barat pada tahun 2014 lalu.namun sayang beliau lebih cepat meninggalkan kita semua,dipanggil Yang Maha Kuasa.kami dari pemerintah Kabupaten Sumedang bukannya tidak mengalokasikan dana pada APBD 2016 untuk kegiatan tersebut,namun ya itu tadi masih jauh kekuranganyya.karena hanya kuat pada level 1 Milyar Rupiah.belum lagi terkena rasionalisasi,karena APBD kita harus menyisakan buat Dana Alokasi Desa yang cukup besar." demikian diungkapkan oleh anggota DPRD Sumedang , Ibu Ai Rosmawati dan Bapak Asep Sumaryana pada sela-sela kesibukannya.

Warga masyarakat sekitar sangat berharap agar perbaikan ruas jalan yang rusak parah tersebut segera terealisasikan,supaya tingkat perekonomian masyarakat dapat lebih meningkat lagi.karena kita ketahui bersama bahwa sarana akses jalan sangat menunjang sekali dalam peningkatan perekonomian masyarakat.apalagi ruas jalan tersebut adalah sangat penting keberadaanya sebagai salah satu jalur alternatif.



Ren: Topan Purnama

Wednesday, August 3, 2016

DIDUGA TERKENA BISA ULAR ,SEORANG PRIA TEWAS MENGENASKAN DI PEMATANG SAWAH





Conggeang-Sumedang Kabandungan Online
Seorang pria yang bertubuh sedikit gemuk bernama Tatang,yang belakangan diketahui berusia sekira 46 tahun ini pada hari Senin,25 Juli 2016 tewas mengenaskan di pematang sawah.lokasi kejadian berada di blok sawah Cikukulu, yang berada di desa Cibeureuyeuh kecamatan Conggeang kabupaten Sumedang.sementara korban diketahui berasal dari dusun Sukahurip,Desa Legok Kecamatan Paseh Kabupaten Sumedang.

Awal mula ketika pada senin pagi sekira jam 09.00,Tatang berpamitan ke sang Istri untuk mencari rumput ke sawah untuk pakan hewan ternak di rumahnya.hampir setiap hari Tatang suka mencari rumput segar.tak ada gelagat apapun dari sang istri ketika hari itu Tatang berpamitan hendak mencari rumput ke daerah Conggeang.Namun beliau tidak menyebutkan lokasi detail nya kepada sang istri.Tatang tak hanya mencari rumput disekitar tempat tinggalnya saja ,namun sering mencari ke luar daerah.sebetulnya bukan kali pertama saja korban mencari rumput ke daerah Cibeureuyeuh ini,terutama ke blok sawah Cikukulu ini.karena blok sawah ini memang dikenal dengan rumputnya yang masih banyak dan lebat serta segar.tak ayal blok sawah itu menjadi buruan para pencari rumput.lokasinya memang mudah dijangkau oleh kendaraan.

diduga disaat korban sedang menyabit rumput di pematang sawah,terdapat ular berbisa yang sedang berada di antara rumput-rumput itu.kemungkinan pada saat itu ular tersebut mematuk korban.kejadian tersebut diperkirakan antara pukul 12 siang sampai 18 sore.perkiraan ini diperhitungkan dari waktu keberangkatan korban dari rumahnya sekira pukul 9.00 pagi,dan pukul 9.30 tiba dilokasi kejadian.tak jauh ditempat kejadian terdapat satu unit kendaraan roda dua milik korban dan satu karung penuh rumput hasil sabitan sang korban.maka kejadian dapat diperkirakan pada tenggang waktu tersebut diatas.

kecurigaan dan kekhawatiran mulai timbul dari istri korban,dikarenakan hingga ba'da magrib korban tak kunjung juga pulang ke rumah.karena biasanya suaminya sudah pulang kerumah sebelum magrib.hingga akhirnya istri korban menyuruh anak kandung korban beserta keponakannya untuk segera mencari korban ke daerah conggeang.setelah mencari ke beberapa daerah di conngeang,termasuk ke Desa Cibeureuyeuh.anak dan kepnakannya tiba ke Cibeureuyeuh sekira pukul 19.30 wib,setelah mencari informasi dan mendapatkan info bahwa di blok sawah Cikukulu ada motor terparkir hingga lewat magrib,anak dan keponakannya  langsung melakukan pencarian.dan benar saja ,motor korban beserta satu karung rumput terparkir di pinggir jalan.alangkah kagetnya anak korban beserta  keponakannya ketika mendapati korban sudah terbujur kaku di pematang sawah,tak jauh dari lokasi parkiran motor korban.dengan segera anaknya itu berlari ke perkampungan guna mencari bantuan.kebetulan pada saat itu di salah satu warung warga milik Bapak Dasep .H ,ada beberapa anak muda yang sedang nongkrong.anaknya langsung menceritakan ihwal yang terjadi pada Pak Tatang.dan secara cepat para pemuda desa langsung menuju lokasi kejadian .dan memang benar,korban sudah terbujur kaku dipematang sawah dengan keadaan yang sangat mengenaskan.sekujur tubuhnya sudah membiru,dan ada beberapa bagian tubuh korban yang melepuh.sementara sabit masih berada dalam genggaman tangan korban beserta segenggam rumput.

anak dan keponakannya langsung menghubungi pihak keluarga dan kepolisian dari sektor Conggeang.dan tak lama petugas polsek dan para keluarga pun berdatangan ke lokasi.petugas kepolisian dibantu warga dan keluarga segera melaksanakan proses evakuasi.korban pun dilarikan ke Puskesmas Conggeang sekira pukul 20.00 wib.untuk pemeriksaan lebih lanjut secara medis.namun ternyata sebelum dibawa ke Puskesmas pun korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.tim kabandungan online yang kebetulan berada di lokasi kejadian ikut serta dalam proses pelaksanaan evakuasi korban.korban dievakuasi dengan menggunakan keranda mayat.

sementara menurut salah seorang sesepuh Cibeureuyeuh ,pak Umis usia sekitar 57 tahun menuturkan " nembe sababaraha waktos kapengker ge teu tebih  titempat eta ,nya palih luhureun nana teh aya nu kapacok ku oray oge,oray na mah oray hideung saurna teh.tapi anjeuna mah enggal-enggal ka Puskesmas,nya Alhamdulillah salamet damang deui sabihara sabihari.ti kapungkur ge ditempat eta mah memang kasohor seueur oray anu matih peurahna.perkiraan abdi mah Pa Tatang dipacok ku oray nu matuh sok aya didinya.bahkan abdi ge sababaraha kali sok ningal eta oray,sareng tempat na ge sok tara tebih ti tempat eta.tapi wallahu a'lam bissowab."

PENYEBAB KEMATIAN TATANG SEDIKIT MISTERIUS

Setelah pihak Puskesmas menyatakan bahwa Pa Tatang sudah dalam keadaan meninggal dunia sebelum dibawa ke Puskesmas,bahkan diperkirakan sudah beberapa jam kebelakang.korban langsung dibawa ke rumah duka di daerah Legok kecamatan Paseh .korban baru disemayamkan pada hari selasa tanggal 26 juli 2016.

Selidik punya selidik ,ternyata pihak kepolisian dan Puskesmas Conggeang menyatakan bahwa ada sedikit kejanggalan terhadap kasus kematian Tatang.secara pemeriksaan medis,tentang tanda - tanda yang timbul ditubuh korban memang mengarah kepada akibat terkena bisa ular yang sangat ampuh.namun setelah diperiksa seluruh tubuh korban tidak ada satupun bekas gigitan ular.yang ada hanya bagian kulit dari tubuh korban yang membiru sekaligus melepuh bak terkena bara api atau terkena klanpot motor yang panas.di salah satu daerah mata korban terdapat bengkak dan biru kehitam hitaman.apakah tanda di daerah mata korban adalah hasil semburan bisa dari ular king kobra?pihak puskesmas sendiri sempat menanyakan kepda pihak keluarga korban mengenai apakah korban memiliki riwayat penyakit jantung,ataupun penyakit keras lainnya.ayah korban pun menjelskan bahwa memang benar Tatang belakangan ini sering sakit-sakitan ,namun beliau kurang mempedulikan tentang penyakitnya itu.masalah apa jenis penyakitnya ,ayah korban pun kurang mengetahuinya.

"Jika korban meninggal dunia akibat dari penyakit yang dideritanya ,katakanlah penyakit jantung,maka memang benar tubuh korban akan nampak lebam kebiru-biruan,namun tidak menimbulkan lepuhan kulit.dan yang terjadi pada Tatang adalah selain kebiru-biruan pada beberapa bagian tubuh korban terutama bagian dada korban,terdapat pula lepuhan kulit.sementara sifat dari bisa ular kan panas,dan bisa menyebabkan lepuhan kulit itu.yang jadi pertanyaan adalah,jika seandainya penyebabnya oleh bisa ular mengapa tidak ada bekas gigitannya?namun yang sedikit menguatkan paradigma adalah, adanya bengkak di kelopak mata korban serta lebam dengan warna biru kehitam-hitaman,sehingga memang tidak melalui gigitan,tapi dengan semburan dari ular itu?" demikian diungkapkan oleh Kepala Puskesmas Conggeang, dr. Uning.

Ular kobra sebagaimana jenis ular lainnya adalah sangat berbisa. Binatang melata ini sanggup mematikan mangsanya dengan semburan bisan nya ke arah mata korbannya. Korban yang tersembur bisa akan mengalami kesakitan luar biasa dan terjadi pembengkakan pada organ yang tersembur bisa. Jika bisa tersebut tidak segera dibersihkan dengan air atau susu, korban akan buta permanen jika yang tersembur adalah organ mata.

Beberapa spesies kobra asal Afrika dan Asia sebagaimana dituturkan Situs GeoWeek menyatakan, binatang melata ini dikenal dengan nama spitting cobra. Dikenal dengan nama spitting karena kobra ini mampu menyemburkan ludahnya. Jadi jika suatu saat Anda berhadapan dengan mahkluk berbisa ini dalam jarak sekitar 3 meter, cepat tutup wajah Anda.Pasalnya, kobra jenis ini tidak sekedar meludah, tetapi juga menyemburkan bisanya dalam waktu bersamaan. Bisa dikeluarkan dengan bantuan otot-otot di sekitar kelenjar bisa melalui dua lubang kecil di dekat ujung taringnya. Inilah senjata mematikan kobra menyerang mata korban terlebih dulu, baru  kemudian menyerang korbannya dengan kecepatan yang mematikan.


red : Topan Purnama


Thursday, July 21, 2016

GAME POKEMON GO DISINYALIR TIMBULKAN ANCAMAN KEAMANAN NASIONAL



Jakarta, Kabandungan Online
Baru-baru ini para gamer marak dengan permainan "Pokemon Go".dimana permainan ini dapat diunduh oleh handphone berbasis Android.sistem permainan "Pokemon Go" ini mengandalkan koneksi internet.dalam kata lain game yang berbasis "Online".cara memainkan game ini adalah melalui penggunaan kamera handphone dan koneksi GPS ( Global Potition System ).para gamer ini harus mencari keberadaan pokemon tersebut,dan harus segera mendapatkannya.sementara kemunculan pokemon itu sendiri dapat berada dimana saja.

Namun setelah game ini masuk ke Indonesia dan marak dimainkan oleh banyak kalangan,ternyata menimbulkan permasalahan.banyak asumsi-asumsi negatif terhadap beredarnya game ini.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mengatakan, Game Pokemon bisa mengundang teroris untuk beraksi. Dia pun meminta aparat keamanan lebih meningkatkan kewaspadaan setelah boomingnya Game tersebut.

“Ya jadi harus hati-hati. Bagi saya ini bagi pejabat dan lain-lain, yang bisa dimanfaatkan untuk teroris. Bisa ditembak dengan mortir. Saya ingatkan pejabat VVIP, ini perlu dijaga untuk hindari dari tindakan tak bertanggung jawab,” ujar TB Hasanuddin kepada wartawan, Jumat (15/7/16).

“Alhamdulilah di Indonesia belum ada rocket launcher. Tapi satu saat bisa saja ada alat semacam itu, bisa ditrack oleh aximuth rokcet launcher,”sambungnya.

Seperti dikabarkan di media cetak dan media elektronik,game ini disinyalir ada tujuan tertentu di balik pembuatan Game yang tiap pemainnya harus bergerak mencari ikon-ikon Pokemon tersebut. Game Pokemon dianggap dapat membahayakan keamanan negara.

Mantan Sekretaris Militer era Presiden Megawati ini menjelaskan dalam teori pencari data, lokasi dikenal sebagai recection dan intersection. Recection dalam hal ini, sang pemain memancarkan sesuatu. 

“Anda di jarak tertentu di depan saya, saya kasih senter dan sampai ke muka anda. Ada pancaran tenaga. Tinggal dilihat arahnya berapa, jaraknya berapa derajat, dengan dua dimensi itu saja, sudah diketahui posisi anda,” ujar TB Hasanuddin.

Oleh karena itu, Politisi PDIP ini menghimbau supaya Game Pokemon tak dimainkan sembarangan. Apalagi oleh tentara atau polisi.

Dia pun setuju dengan sikap Badan Intelijen Negara (BIN) yang membuat kajian mendalam terkait permainan Pokemon. “Saya sepakat dengan peringatan itu. Alat dan permainan itu jangan main di kamp, gudang senjata, atau restricted area. Mungkin prajurit sedang jaga atau main. Bahkan handphone saja bisa ditrack posisinya dimana dengan sinyal atau dengan sistem satelit,” tandasnya.

Game berbasis augmented reality yang pemainnya bisa mencari Pokemon di dunia nyata ini kerap dipertanyakan dalam hal keamanan.Sebab, game itu meminta akses terhadap lokasi dan kamera sehingga dianggap bisa memata-matai wilayah tertentu. Dugaan tersebut beredar di media sosial."Kami masih kaji untung ruginya apa," kata Sutiyoso di Jakarta, Senin (18/7/2016).Sutiyoso enggan berkomentar soal hasil kajian sementara yang sudah didapatkan oleh BIN. Dia mengaku baru akan mengungkapkan kajian itu apabila sudah ada hasil final."Kami kaji secara serius, sudah ada timnya," tambah Sutiyoso.

Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu angkat bicara soal permainan yang saat ini sedang digandrungi oleh masyarakat, yaitu Pokemon Go.Menurut dia, ada kemungkinan permainan tersebut digunakan oleh intelijen asing untuk memetakan objek vital di Indonesia. Ryamizard menjelaskan, teknologi intelijen yang ada di dunia saat ini sudah sangat canggih.Bahkan, kata Ryamizard, banyak negara sudah mampu menugaskan intelijennya untuk menyusup ke seluruh objek vital menggunakan kecanggihan teknologi, termasuk melalui game.

"Masalahnya saat ini intelijen bisa masuk melalui semua lini, melalui media apa pun. Makanya kita harus hati-hati. Lewat game Pokemon ini bisa saja (memetakan objek vital)," ujar Ryamizard saat ditemui di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (18/7/2016).Kepala Polri Jenderal (Pol) Tito Karnavian melarang anggotanya bermain game berbasis augmented reality Pokemon Go. Larangan tersebut berlaku untuk polisi yang sedang dalam tugas.Larangan resmi itu tertera dalam surat telegram rahasia Kapolri nomor STR/533/VII/2016 tertanggal Selasa (19/7/2016).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigadir Jenderal (Pol) Agus Rianto mengonfirmasi penerbitan surat itu. "Iya, karena akan mengganggu tugasnya jadi tidak fokus," ujar kata Agus, Rabu (20/7/2016).

Dalam surat itu, game Pokemon Go dianggap memiliki sejumlah dampak negatif. Selain bisa menyebabkan fokus berkurang karena pemain terus menatap layar ponsel, permainan ini dianggap berbahaya karena pengaktifan geolokasi.

"Lokasi permainan berada di lingkungan fasilitas atau markas komando Polri akan terekam. Dan apabila informasi itu jatuh ke orang yang tidak bertanggungjawab, maka dapat disalahgunakan," bunyi surat telegram tersebut.

Selain itu, permainan ini dianggap bisa memicu keributan sesama teman atau pemain gara-gara berebut bonus atau karakter Pokemon.Sangat mungkin ada pemain yang tersinggung kemudian menyerang lewat dunia maya dan pada akhirnya memperkarakan ke ranah hukum dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Tak hanya kepada anggota, para tamu yang berada di lingkungan markas Polri pun dilarang bermain Pokemon Go lantaran keharusan mengaktifkan GPS


red ; Topan Purnama

ANDAI GUNUNG TAMPOMAS BISA BICARA,DIA AKAN KATAKAN "TOLONG AKU"






Sumedang, Kabandungan Online
Tampomas adalah sebuah gunung berapi yang terletak di Jawa Barat, tepatnya sebelah utara kota Sumedang (6,77°LS 107,95°BT). Stratovolcano dengan ketinggian 1684 meter diatas permukaan laut ini juga memiliki sumber air panas yang keluar di daerah sekitar kaki gunung. Gunung Tampomas termasuk dalam area Taman Wisata Alam Gunung Tampomas.

Gunung Tampomas memiliki keindahan alam yang sangat sedap dipandang mata.suasana asri disekitar kaki gunung sungguh dapat menenangkan jiwa.udara yang sejuk,kaya akan kandungan Oksigen yang baik untuk kesehatan.hamparan dedaunan yang tampak menghijau terlihat luas dan memanjakan mata.

Tim kabandungan Online mencoba melihat langsung ke lokasi galian C,saat ini di kaki Gunung Tampomas sudah marak dengan lokasi-lokasi galian C.setiap hari material berupa pasir,batu dan brangkal terus menerus digali.jika dulu proses tambang pasir ini dilakukan dengan alat manual,kini sudah menggunakan alat berat.exploitasi yang dilakukannya pun sudah dalam kapasitas besar.entah sudah berapa ribu hektare lahan yang sudah di exploitasi.entah sudah berpa milyar kubik material yang sudah digali.yang tampak adalah hamparan padang gersang bekas galian.terlihat disana sini proses pengerukan pasir sedang berlangsung.sungguh miris memang melihat pemandangan seperti itu.

Truck-Truck pengangkut material tak henti-hentinya berlalu lalang keluar masuk lokasi galian.mulai dari kendaraan kecil hingga kendaraan besar.ini terjadi bukan hanya pada siang hari saja ,namun pad malam hari juga aktivitas galian terus berlangsung.tak heran jika di jalan raya tidak siang tidak malam kita selalu menjumpai antrian mobil pengangkut pasir.keadaan kaki Gunung Tampomas saat ini memang sudah rusak.keindahan alam di kaki Gunung yang alami sudah mulai menghilang.andai kata Gunung Tampomas dapat bicara,maka pasti dia akan katakan" tolong aku,selamatkan aku".mari kita bertanya pada hati nurani masing-masing,akankah kita hanya berpangku tangan saja?akankah kita hanya terdiam  sekedar melihat saja? jawaban dari itu semua akan ada dalam diri kita masing-masing.



SAVE TAMPOMAS "LEUWEUNG RUKSAK, CAI BEAK, MANUSA BALANGSAK"

Jika Tampomas tidak segera diselamatkan, perlahan tapi pasti niscaya akan menjadi sebuah gunung yang tak memiliki fungsi hidro-orologis yang sempurna. Sistem flora dan fauna yang bermanfaat bagi kehidupan penduduk akan berubah fungsi dan tak kurang Tampomas akan menjadi sebuah gunung yang tak lagi memberi manfaat, bahkan bisa menimbulkan bencana yang tak terperikan. Hal ini ditunjukkan oleh beberapa penurunan fungsi dari ekosistem, di antaranya:

• tanah longsor
• banjir bandang
• hilangnya mata air andalan (misalnya: Ciburial, Cibuntu, Cipaingan, dll)
• bencana kekeringan
• hilangnya sistem flora dan fauna
• tingginya suhu udara

akhirnya akan menurunkan tingkat mutu kehidupan dan penghidupan masyarakat. Pemerintah kabupaten Sumedang pihak yang paling bertanggung jawab dalam menyelamatkan Tampomas, karena gunung ini selain menjadi simbol alam Sumedang, juga telah mampu berperan secara konsisten dalam memberi nafkah bagi masyarakat sekitarnya, baik di masa lalu, masa sekarang, dan tentunya di masa yang akan datang bagi anak dan cucu kita. Agar semua itu bisa dicapai, diperlukan upaya konsisten antara lain:

A . Untuk mencegah perusakan lingkungan maka diperlukan manajemen lingkungan hidup yang konsisten di antaranya diperlukan pengawasan oleh aparat Pemkab Sumedang, namun Pemkab pun memerlukan bantuan dari mitranya DPRD dan sudah sampai mana tugas ini mampu diperankan DPRD Kabupaten Sumedang khususnya Komisi D.

B . Tidak layakkah perusakan lingkungan ini dinyatakan sebagai sebuah kejadian yang luar biasa, sehingga diperlukan pembentukan pansus di DPRD? Ataukah Pemkab Sumedang sudah tak berdaya untuk menyelematkan lingkungan hidup?

C . Jika demikian, mengapa Tampomas tidak diangkat ke tingkat pusat untuk dijadikan taman nasional, agar Sumedang terhindar dari kewajiban finansial.

D . Pendahulu (karuhun)
Sumedang sangat peduli terhadap lingkungan dan tak terhitung bukti-bukti aksi peninggalannya, masalah sekarang adalah, “Mana aksi peduli lingkungan yang nyata dari generasi penerus, padahal saat ini Sumedang telah berumur 400tahun lebih ?”

E . Kita sependapat bahwa gunung Tampomas kini memiliki kandungan sumber daya air yang melimpah yang dicirikan dengan banyaknya mata air yang keluar dari sekitar kaki gunung tersebut, tugas kita adalah bagaimana agar Tampomas sebagai sumber “mata air”, tidak berubah menjadi sumber “air mata” di masa yang akan datang.
No forest, no water, no future : leuweung ruksak, cai beak, manusa balangsak.

BANGKITNYA KESADARAN LINGKUNGAN MASYARAKAT SEKITAR GUNUNG TAMPOMAS

Pada tanggal 15 September 2005 masyarakat Cibeureum telah menyampaikan aspirasinya kepada Bupati dan DPRD Kabupaten Sumedang. Dari hasil tatap muka dengan masyarakat setempat dan melihat kondisi lapangan pada tanggal 21 September 2005, dapat dipahami bahwa tuntutan yang disampaikan masyarakat sangat beralasan. Kenyataan di lapangan galian pasir sudah sedemikian meluas hingga lebih dari 300 ha dan mencapai kedalaman 15 meter bahkan lebih, serta masih dalam keadaan terus berkembang dengan pesatnya.

Hal ini telah memberikan dampak langsung yang sangat nyata berupa hilangnya puluhan mata air besar dan kecil sehingga penyediaan air menjadi sulit, kehancuran iklim mikro setempat, udara terasa sangat panas, kehidupan sehari-hari yang biasanya ditunjang oleh kegiatan tani beragam menjadi susah, dan muncul ng biasanya ditunjang oleh kegiatan tani beragam menjadi susah, dan muncul kehawatiran akan tibanya bencana alam serta masa depan kehidupan yang suram.

Dari waktu ke waktu kesadaran masyarakat akan rusaknya lingkungan tersebut semakin menguat dan meluas, meliputi baik masyarakat di sekitar lokasi penambangan, maupun masyarakat yang jauh berada di luar lokasi, bahkan juga oleh mereka yang sehari-hari terkait langsung dengan usaha kegiatan penggalian pasir itu sendiri, sehingga permasalahan ini harus direspon dengan dengan cepat dengan pilihan solusi yang jelas, nyata dan tuntas

Kesadaran masyarakat di atas tidak boleh ditumpas, bahkan harus dikuatkan agar menjadi motivasi dan inisiatif masyarakat untuk memulihkan kondisi alam lingkungannya yang sudah sangat mengkhawatirkan.

LANGKAH – LANGKAH YANG HARUS DILAKUKAN :

Berdasarkan uraian di atas beberapa langkah teknis perlu diambil antara lain :

A . Perlu dilakukan audit lingkungan oleh pihak independen dengan dibiayai oleh pemerintah propinsi/kabupaten untuk dapat menghitung secara seksama kerusakan lingkungan yang telah terjadi serta untuk mengidentifikasi kesalahan-kesalahannya agar dapat dilakukan tindak lanjut yang diperlukan supaya hal serupa tidak perlu terulang kembali.

B . Menghentikan dengan segera penggalian pasir yang menggunakan peralatan berat dan tanpa perencanaan yang memadai selama ini, sehingga percepatan perusakan yang tidak terkendali dapat dihentikan.

C . Gunakan sistem penggalian pasir dengan cara manual yang dikelola dalam koperasi rakyat, sehingga keseimbangan antara kecepatan penggalian dan upaya pemulihan lahan bisa diterapkan secara seksama dan mata pencaharian rakyat setempat yang bergantung pada pengusahaan pasir masih dapat dipertahankan.

D . Hentikan pembuangan sampah kota dan tinja di bekas galian pasir yang dilakukan tanpa pengolahan dan pengelolaan yang memadai. Pindahkan ke tempat lain atau lakukan pengolahan yang seharusnya (pengomposan) sehingga dapat menjadi usaha masyarakat setempat bila mereka menginginkannya, sekaligus menjadi upaya percepatan rehabilitasi lahan galian yang telah rusak.

E . Perlu dilakukan penataan kembali penguasaan lahan yang rusak dan pengorganisasian kembali kegiatan sehari-hari masyarakat dikaitkan dengan upaya rehabilitasi lahan yang rusak agar kegiatan wanatani yang telah teruji bisa menjadi basis kehidupan rakyat setempat maupun di Kabupaten Sumedang pada umumnya dapat dipulihkan dan kembali dinikmati manfaatnya secara luas.

Gunung Tampomas merupakan salah satu icon kabupaten Sumedang.Gunung tampomas juga telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitarnya.termasuk di segi pariwisata,dengan adanya pemandian air panas yang cukup terkenal sampai ke luar daerah.bahkan pada hari libur,tempat pariwisata ini tak pernah sepi dari kunjungan para wisatawan lokal ataupun wisatawan luar daerah.bahkan saat-saat liburan hari raya Idul fitri,jumlah pengunjung di tempat pariwisata tersebut sangan membludak sekali.

Maka dari itu,marilah mulai saat ini mari kita jaga kelestarian lingkungan alam sekitar kita.jangan sampai lingkungan yang asri,alami,dan elok itu rusak oleh tangan-tangan manusia yang kurang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.




Red: Topan Purnama

Saturday, July 16, 2016

DISHUB PASANG RAMBU, SOPIR TRUK LANGGAR LARANGAN




Sumedang, Kabandungan Online.

Jalan merupakan sebuah sarana transportasi lalu lintas.lancar atau tidaknya suatu proses lalu lintas sangat tergantung terhadap situasi dan kondisi jalan tersebut.untuk mendukung tertibnya berlalu lintas,maka jalan tersebut dilengkapi dengan yang namanya rambu-rambu lalu lintas dan marka jalan.dimana rambu-rambu tersebut terbagi kedalam 6 jenis,yaitu :

1. Rambu Peringatan
Rambu ini berisi peringatan bagi para pengguna jalan bahwa di depannya ada sesuatu yang berbahaya. Rambu ini didesain dengan latar kuning dan gambar atau tulisan berwarna hitam.
2. Rambu Larangan
Rambu ini berisi larangan-larangan yang tidak boleh dilakukan oleh pengguna jalan. Rambu ini di desain dengan latar putih dan warna gambar atau tulisan merah dan hitam.
3. Rambu Perintah
Rambu ini berisi perintah yang harus dilakukan oleh pengguna jalan. Rambu perintah didesain dengan bentuk bundar berwarna biru dengan gambar putih dan merah.
4. Rambu Petunjuk
Rambu yang menunjukkan sesuatu/arah/tujuan.
5. Rambu Tambahan
Rambu yang memberikan keterangan tambahan bagi pengguna jalan.
6. Rambu Nomor Rute Jalan
Rambu yang memberikan keterangan tambahan dari suatu jalan.


Namun demikian,tingkat pelanggar rambu-rambu lalu lintas sampai saat ini masih tergolong tinggi.hal ini tentunya harus menjadi perhatian bagi para pengguna jalan.kecelakaan lalu lintas sesuai dengan data tahun 2015 hingga bulan Juni 2016 , kebanyakan terjadi karena para pengguna jalan kurang atau tidak memperhatikan rambu-rambu yang ada.

Dalam hal mengenai jalan raya, bahwa yang namanya jalan ini ternyata memiliki ukuran kelas jalan atau yang disebut kapasitas jalan.ukuran ini didasarkan terhadap tonase beban kendaraan maksimal yang mampu dilalui.artinya jika tonase melebihi dari kapasitas jalan ini,maka jalan akan cepat rusak.hal ini seperti yang terjadi hampir merata di seluruh jalan yang ada di kabupaten Sumedang.dikarenakan terdapatnya beberapa lokasi galian C yang masih beroperasi.

Tim Kabandungan Online yang memantau langsung ke lapangan,melihat secara langsung hampir seluruh kendaraan jenis truck dan tronton mengangkut muatan melebihi batas muatan yang sudah ditetapkan pada saat Uji Laik Jalan / Uji Keur kendaraan pada UPTD Pengujian DISHUBKOMINFO Kabupaten Sumedang.pihak Pengujian melalui kepala UPTD pengujian Dishubkominfo kabupaten Sumedang, Sule Sulaeman A.Ma .PKB ,mengatakan " kami dari pihak penguji kendaraan bermotor telah memberikan tanda batas maksimal muatan pada bak truck atau tronton tersebut sesuai peraturan yang berlaku.namun kenyataan yang terjadi di lapangan adalah melebihi dari tanda batas tersebut.dengan demikian dapat diperkirakan juga bahwa beban barang yang diangkut pun akan melebihi dari Jumlah Beban Yang di Ijinkan.maka sudah jelas ,jika ada truck atau tronton yang membawa muatan melebihi batas tersebut,maka sudah termasuk ke dalam bentuk pelanggaran.dan hal ini sudah dapat diberikan sanksi berupa buku tilang. "

Dalam kesempatan yang sama,pemerintah kabupaten Sumedang melalui Kepala Dinas Perhubungan , H.Teddy Mulyono SH. MSi mengatakan "kami telah melakukan langkah-langkah yang perspektif dan konkrit di lapangan mengenai hal ini.pihak Pemkab Sumedang bersama Dishubkominfo Sumedang melakukan kerja sama dengan pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dishub Provinsi Jawa Barat.adapun bentuk kerjasama tersebut adalah pemasangan Portal pembatas ketinggian muatan.portal ini ditempatkan di dua titik jalan,yaitu di jalan Legok - Conggeang dan di jalan Cijelag - Ujung Jaya."

"kami berharap,pemasangan Portal ini dapat menjadikan suatu peringatan terhadap para pengemudi kendaraan angkutan berat,agar memperhatikan ketinggian muatan dan berat beban yang dibawanya.secara umum jika suatu kendaraan membawa muatan melebihi kapasitas,maka sudah barang tentu kendaraan tersebut akan bekerja extra ,dan akibatnya selain dapat menjadikan antrian kendaraan dijalan raya dikarenakan lajunya sangat lamban sekali,juga dapat memperpendek umur onderdil kendaraan tersebut.apalagi teritorial jalan di wilayah Kabupaten Sumedang ini relatif banyak tanjakan dan turunan ,juga banyak belokan-belokan tajam.resiko kecelakaan lalu lintas pun akan banyak terjadi." tambahnya disela-sela kesibukannya.


Jauh hari sebelum pemasangan Portal dilakukan Oleh Dishub,pihaknya telah melakukan sosialisasi tentang kelas jalan dan batas maksimal beban yang boleh melintasi badan jalan tersebut,juga dengan menanam Rambu-Rambu larangan dan Rambu Kelas jalan,sosialisasi tersebut dititik beratkan kepada para pengusaha galian dan para awak kendaraan.dalam sosialisasi dijelaskan ,dimana jalan tersebut tidak boleh dilalui oleh kendaraan dengan kapasitas melebihi 8 ton.namun yang teejadi tetap saja beban kendaraan yang melintas di jalan tersebut melebihi dari kapasitas maksimal yang telah ditentukan.dengan demikian akibat yang timbul adalah jalan cepat rusak.aktifitas kendaraan berat ini tidak terjadi pada siang hari saja namun pada malam hari pun banyak sekali kendaraan berat yang melintas.jika pada musim kemarau,setiap kita melintasi jalan tersebut material debu dan pasir menghiasi perjalanan.terkadang pakaian yang kita kenakan menjadi kotor,dan sering pula bagi pengendara roda dua,mata pengendara sering kemasukan material debu dan pasir.sudah jelas hal ini akan dapat memicu terjadinya kecelakaan lalu-lintas.sebaliknya jika datang musim penghujan,maka jalan tersebut bak tempat bermain bebek dan angsa.sangat becek sekali oleh material debu dan pasir yang menjadi basah.terkadang lobang-lobang yang menganga, sering kali tak terlihat oleh sang pengendara karena tergenangi air.dan ini juga akan sangat memicu kecelakaan lalu-lintas.

Jika saja para awak kendaraan mematuhi peraturan yang berlaku,dengan memperhatikan rambu-rambu yang ada maka kemungkinan besar semua resiko diatas akan dapat diminimalisir,jalan pun akan bertahan lama atau dengan kata lain tidak akan cepat rusak.sampai berita ini ditirunkan, para awak kendaraan tersebut rupanya belum dapat mematuhi semua peraturan yang ada.bentuk-bentuk pelanggaran Undang-Undang banyak terjadi.Portal pun tak dihiraukan oleh pengemudi.seolah-olah portal dijadikan hiasan jalan semata tanpa ada fungsi yang berarti.kegiatan operasi/razia angkutan berat sudah kerap dilakukan,pemberian sanksi tilangan sering diberikan oleh petugas terhadap para pelanggar.namun rupanya hal ini tidak memberikan efek jera bagi mereka yang melanggar.

Hal ini bukan hanya menjadi tugas pemerintah dan polisi saja namun menjadi tugas bersama dalam hal menciptakan suasana lalu-lintas yang kondusif,jalan yang bagus dan lingkungan yang nyaman tanpa adanya debu berterbangan dimusim kemarau ,becek dimusing hujan.karena kita ketahui bersama bahwa di Kabupaten Sumedang ini exploitasi galian C sudah berskala besar.Gunung Tampomas yang menjadi pusat exploitasi galian C,makin hari makin rusak.entah apa yang akan terjadi kedepannya ,jika exploitasi terus saja dilakukan tanpa memperhatikan berbagai kemungkinan yang akan terjadi.karena yang akan mendapatkan dampaknya bukan hanya para pengusaha galian saja,namun seluruh warga Sumedang.


Red ; A Chomo


Monday, July 4, 2016

KEMENTRIAN PERHUBUNGAN SIAGAKAN JAJARAN JELANG ARUS MUDIK DAN BALIK 2016



Seperti halnya tahun-tahun sebelumnya,dalam menjelang hari raya Idul Fitri,selalu dihiasi dengan kegiatan masyarakat dalam rangka pulang kampung halaman.kegiatan tahunan ini sudah menjadi tradisi dan berkesinambungan dari tahun ke tahun.perkembangan jumlah pemudik dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan.hal ini didorong oleh terus bertambahnya jumlah urbanisani dari desa ke kota,untuk pencarian lapangan pekerjaan.ditambah lagi dengan jumlah hari libur kerja Idul Fitri yang lumayan panjang.

sebuah kegiatan yang menjadi suatu rutinitas bagi mereka ,yang ingin melaksanakan suasana lebaran dikampung halamannya masing-masing.hal ini tentu akan memberikan dampak terhadap volume kendaraan dijalan raya.dimana volume kendaraan ini akan bertambah secara drastis,seiring banyaknya calon pemudik dan arus balik setelah lebaran.tak hanya itu saja,volume aktivitas masyarakat pun akan meningkat pula.dengan demikian kiranya diperlukan sebuah atensi dari POLRI dan Pemerintah untuk bersama-sama memberikan pelayanan keamanan,kenyamanan,keselamatan,kelancaran dan ketertiban lalu lintas.

jauh hari sebelum menjelang lonjakan arus mudik dan arus balik tersebut,pihak terkait sudah melakukan berbagai antisipasi,dari mulai persiapan jalur mudik dan balik,persiapan posko pengamanan yang disebar di berbagai titik.hal ini tentunya untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk para pemudik.

kementrian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat,telah menyiapkan seluruh jajarannya untuk terjun langsung ke lapangan,"guna memberikan pelayanan yang prima terhadap para pemudik.pos-pos pengamanan arus mudik dan balik ini ditempatkan ditempat-tempat yang strategis,rawan kemacetan,rawan bencana alam,dan rawan tindakan kriminal.dimana pos-pos pengamanan ini ada yang bersatu dengan pihak terkait lainnya dan ada juga yang terpisah."demikian dituturkan dalam sambutan dari kementrian perhubungan Ignasius Jonan,dalam rangka apel besar gelar pasukan operasi Ramadniya 2016,yang digelar di halaman gedung sate Bandung Jawa barat.dimana pada tahun-tahun sebelumnya bernama operasi ketupat lodaya.

"disamping penempatan pos pengamanan,pihaknya juga bekerja sama dengan instansi-instansi lain dalam hal penyediaan rest area,dimana rest area ini dapat ditemui disepanjang jalur mudik dan balik.para pemudik dapat memanfaatkan sarana yang ada untuk sekedar beristirahat ,sebelum mereka melanjutkan kembali perjalanan.kami ingin memberikan pelayanan yang prima bagi mereka yang melaksanakan mudik ke kampung halaman,dengan harapan mereka selamat sampai tujuan sehingga mereka dapat berkumpul bersama keluarga dan sanak famili mereka.dan diingat pula bahwa keluarga atau sanak famili kita sedang menanti kedatangan kita."tambahnya dalam teks sambutannya.

berpatokan pada data tahun 2015,dimana arus lalu lintas didominasi oleh kendaraan roda dua.kemungkinan besar untuk tahun 2016 ini juga ,roda dua akan tetap mendominasi.dalam hal kecelakaan lalu lintas,pada tahun 2015 mengalami penurunan dari tahun 2014,dan diharapkan untuk tahun 2016 ini,angka kecelakaan lalu lintas dapat turun kembali.hal ini bukan hanya menjadi perhatian kepolisian dan pemerintah saja,melainkan juga peran serta para pengemudi itu sendiri.dimana para pengemudi harus selalu mematuhi peraturan lalu lintas yang ada.jangan melanggar terhadap apa yang sudah tertuang dalam Undang Undang Lalu Lintas nomor 22 tahun 2009 ,demi keselamatan berkendara.dan agar diperhatikan juga ,bagi setiap pengemudi kendaraan, agar seyogyanya selalu mengecek kendaraanya sebelum melakukan perjalanan.

Kabupaten Sumedang yang biasanya menjadi sasaran jalur alternatif untuk para pemudik tujuan jawa tengah dan jawa timur,pada tahin 2016 ini secara laporan sementara hingga berita ini diturunkan,mengalami penurunan volume kendaraan.hal ini dikarenakan sudah beroperasinya tol Cipali ,diikuti dengan lancarnya arus lalu lintas tol Cipali.banyak para pemudik yang menggunakan jalur tol Cipali untuk tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur.tingkat kecelakaan lalu lintas pun menurun.mudah-mudahan untuk tahun depan,setelah Tol Cisumdawu beroperasi dapat memperlancar lagi arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Sumedang.namun disisi lain ,kemungkinan wilayah Sumedang akan mengalami lalu lintas yang sedikit sepi.




Red : Topan Purnama

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes